Dengan VISI, dimungkinkan untuk menganalisis dan menampilkan secara visual dampak proyek terhadap lingkungan atau kebijakan organisasi. Instrumen Pemindaian Berkelanjutan membantu untuk mendapatkan wawasan sistematis tentang keberlanjutan tugas dan proyek di suatu area dan persyaratan/keinginan dari kebijakan keberlanjutan. Ini memfasilitasi diskusi terstruktur dan mengembangkan perspektif tentang masalah umum di suatu daerah. Keberlanjutan sosial, ekologi dan ekonomi (manusia, planet dan kemakmuran) dibahas.

Indikator lingkungan dapat digunakan untuk tujuan yang berbeda:

Pengelolaan Lingkungan Strategis

Kami melakukan inventarisasi dan analisis pemangku kepentingan berdasarkan konsep Strategic Environmental Management (SEM) yang dipadukan dengan penggunaan Pedoman Lingkungan. Untuk tujuan inventarisasi, tema Pemindaian Keberlanjutan digunakan untuk menyelidiki pemangku kepentingan mana yang memiliki kepentingan dalam proyek tersebut. Selain itu, Pemindaian Berkelanjutan juga digunakan sebagai instrumen untuk menginventarisasi kepentingan para pemangku kepentingan berdasarkan tema-tema tersebut. Hasil inventarisasi dan analisis pemangku kepentingan dengan menggunakan indikator lingkungan terdiri dari:

Untitled design (7).png
Energi dan bahan.png
Energi dan bahan (1).png
Energi dan bahan (2).png
  • Gambaran umum semua pemangku kepentingan yang terlibat

  • Data berikut per pemangku kepentingan: rincian nama dan alamat, narahubung, kapasitas atau karakterisasi, sifat minat, tingkat kepentingan, tingkat pengaruh, risiko, fungsi, kolaborasi dengan pemangku kepentingan lain (aliansi, tindakan/tindakan, korespondensi, laporan, dan tindakan untuk mengingat

  • Pemindaian Berkelanjutan penuh per pemangku kepentingan

  • Sebuah laporan yang membandingkan dan menganalisis pemindaian keberlanjutan yang telah selesai dan termasuk saran tentang bagaimana proyek dapat menarik banyak pemangku kepentingan untuk mendapatkan dukungan seluas mungkin.


Analisis kebijakan


Kebijakan saat ini dianalisis sesuai dengan Pedoman Lingkungan. Ini membentuk dasar untuk proyek tindak lanjut dalam proyek untuk menetapkan fokus dan ambisi. Analisis diproses dalam laporan yang berisi tabel-tabel berikut:

Tangga Kinerja CO2 (2).png

Kohesi dalam ruang hidup tumbuhan dan hewan diperkuat dan fragmentasi bentang alam dicegah

Melindungi habitat dari fragmentasi dan degradasi. Mencegah efek negatif pada habitat

Positif

Kualitas habitat

Konektivitas Ekologis

Struktur ekologi (darat dan air), dengan maksud untuk memfasilitasi seluruh rantai makanan (dari plankton hingga pemulung) dan tangga ikan, dipertahankan

Kualitas habitat

Positif

Analisis Konteks Proyek

Konteks proyek telah dianalisis sesuai dengan Pedoman Lingkungan. Hasilnya diolah menjadi sebuah laporan.

Perbandingan varian

Tema panduan lingkungan juga dapat digunakan sebagai kerangka penilaian untuk membandingkan varians
di sebuah proyek. Menggunakan pedoman lingkungan, kerangka penilaian mencakup tema-tema yang relevan dengan keberlanjutan proyek. Visualisasi dari varian yang berbeda kemudian dapat dibandingkan untuk memilih varian yang paling sesuai.

Pertanyaan berdasarkan tema

A0 Circle Diagram MDIB (37).png